11. Penjasorkes

A. Permainan Kasti/Rounders

Permainan kasti dibagi menjadi dua regu yaitu regu penjaga dan regu pemukul.
1. Melambungkan Bola
Dibagi menjadi :

  • Menggiring bola ke atas
  • Melambungkan bola ke depan
  • Melempar bola dari atas kepala

2. Menangkap Bola
Dibagi menjadi :

  • Menangkap bola melambung
  • Menangkap bola mendatar
  • Menangkap bola menyusur tanah

3. Memukul Bola
Dibagi menjadi:

  • Pukulan melambung
  • Pukulan mendatar
  • Pukulan merendah

4. Teknik dasar berlari
Teknik ini digunakan saat permainan kasti antara lain berlari lurus dan zig zag.

B. Permainan Bulu Tangkis

1. Memegang Raket (Grip)
Cara memegang raket : Forehand, backhand, shakehand grip (jabat tangan), american grip (gebuk kasur).

2. Pukulan (Stroke)
Dalam permainan bulu tangkis terdapat banyak teknik memukul bola. Diantaranya adalah smash, lob, clear, net shot, drop shot, dll.
a. Servis
Dalam permainan bulu tangkis, ada 3 jenis servis, yaitu servis pendek, tinggi dan flick/setengah tinggi.
Servis Forehand

  • Servis forehand pendek
  • Servis forehand tinggi

Servis Backhand
Pada umumnya, arah jatuh kok sedekat mungkin dengan garis serang pemain lawan. Kok sedapat mungkin melayang relatifdekat di atas jaring (bet). Oleh karena itu, jenis servis ini kerap kali digunakan oleh pemain ganda.
b. Pukulan Forehand
Pukulan ini sering digunakan oleh pemain. Dasar pukulan ini adalah ayunan raket dari belakang badan ke arah depan.
c. Pukulan Backhand
Posisi jari saat melakukan backhand (telunjuk, tengah, manis, kelingking) sejajar dengan pegangan raket, sementara ibu jari berada pada batang raket yang lebih lebar.
d. Pukulan Lob
Bertujuan untuk melambungkan kok setinggi mungkin yang mengarah ke belakang daerah lawan.
e. Pukulan Drop Shot
Drop shot yang tepat dilakukan apabila kok jatuh dekat dengan net dan tidak lebih dari garis ganda.
f. Netting
Dilakukan dekat dengan net dengan sedikit kekuatan. Tujuannya adalah supaya kok jatuh sedekat mungkin dengan net di daerah lawan.

3. Gerakan Kaki (Foot Work)
Langkah kaki yang ringan, luwes dan cepat akan memudahkan pergerakan pemain dimana kok datang dan bersiap untuk memukulnya. Kecepatan gerak diperoleh dari foot work yang teratur.

4. Sikap Berdiri (Stance)
a. Sikap berdiri pada saat melakukan servis

  • Servis forehand dilakukan dengan cara pemain berdiri di sudut depan garis tengah pada daerah servis kira kira setengah meter di belakang garis servis pendek. Kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, sementara berat badan bertumpu pada kaki belakang. Pada saat kok dipukul, berat badan pindahkan ke depan.
  • Servis backhand dilakukan dengan cara pemain berdiri di sudut depan garis tengah pada daerah servis kira kira setengah meter di belakang garis pendek. Kaki kanan di depan dan kaki kiri di belakang, berat badan berada di tengah dan pada saat servis dilakukan berat badan pindahkan ke depan.

b. Sikap berdiri pada saat menerima servis

  • Sikap berdiri untuk permainan tunggal adalah berdiri pada daerah servis kira kira di tengah tengah daerah servis dan satu meter di belakang garis servis pendek.
  • Sikap berdiri untuk permainan ganda adalah pemain lebih maju ke depan tetapi tidak melewati garis servis pendek. Kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang. Berat badan berada di kaki depan dengan posisi labil (kedua kaki agak jinjit). Pada saat servis dilakukan berat badan dipindahkan ke arah datangnya kok, mungkin ke depan atau belakang tergantung pada jenis servis.

c. Sikap berdiri pada saat rally
Harus diperhatikan dari mana arah datangnya kok. Sebagai patokan, sikap berdiri pemain tunggal dilanjutkan untuk selalu berdiri di tengah tengah lapangan dan kedua kaki tidak sejajar.

C. Permainan Tenis Meja

1. Perlengkapan Permainan Tenis Meja

  • Meja tenis meja
  • Bet
  • Bola

2. Teknik Dasar Permainan Tenis Meja
a. Memegang Bet  

  • Pen holder grip (pegangan tangkai meja)
  • Shake hand grip (berjabat tangan)

b. Pukulan

  • Drive adalah pukulan yang dilakukan dengan cara bola dipukul dari bawah serong ke atas.
  • Push adalah teknik yang dilakukan dengan cara bola didorong dengan bet dan posisi bet terbuka.
  • Chop adalah pukulan yang dilakukan seperti menebang pohon.
  • Block adalah teknik yang dilakukan dengan cara bola ditutup dengan bet.

c. Service
Dilakukan untuk memulai pertandingan. Beberapa teknik servis : Servis forehand topspin, backhand backspin, forehand backspin dan backhand topspin.

D Jalan Cepat

1. Teknik Dasar Jalan Cepat

  • Start : Start berdiri dengan aba aba “bersedia”, “ya”
  • Langkah : Dimulai dengan gerakan mengangkat paha kaki diayun ke depan lutut, terlihat tungkai bawah bergantung lemas karena ayunan paha ke depan, tungkai bawah ikut terayun ke depan menyebabkan lutut menjadi lurus. Kemudian menapak pada tumit terlebih dahulu menyentuh tanah, bersamaan dengan mengangkat tumit. Selanjutnya ujung kaki tumpu lepas dari tanah, ganti dengan kaki ayun. Begitu seterusnya selalu ada kaki yang menumpu, jadi tidak ada saat melayang.
  • Condong : Mulai dari kepala, punggung/dada, pinggang sampai tungkai bawah sedikit condong ke depan.
  • Ayunan Lengan : Siku ditekuk kurang lebih 90 derajat, ayunan lengan kiri ke depan bersamaan dengan mengangkat paha dan kaki kanan, sehingga koordinasinya adalah lengan kiri bersamaan dengan kaki kanan dan lengan kanan bersama kaki kiri.
  • Finish : Ada dua teknik gerakan masuk finish yaitu jalan terus sampai melewati garis finish, baru dikendorkan kecepatannya setelah melewati kira kira tiga sampai lima meter.

2. Manfaat Jalan Cepat
Jalan cepat memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh karena membuat otot dan rangka tubuh bergerak, denyut jantung meningkat sehingga darah beserta oksigen nutrisi bisa disalurkan dengan baik ke seluruh tubuh.

E. Renang

Dalam renang kita mengenal 4 macam gaya renang yaitu gaya bebas (free swim), gaya kupu-kupu (butterfly stroke), gaya punggung dan gaya dada atau gaya katak (Breaststroke). Setiap gaya renang yang ada terdapat tekniknya tersendiri. Berikut penjelasan selengkapnya tentang macam-macam gaya renang beserta gambarnya:

1. Renang Gaya Bebas


Renang gaya bebas atau free swim adalah gaya renang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Tekniknya : Kedua tangan digerakan jauh ke depan secara bergantian dengan gerakan mengayuh sementara kedua kaki dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah secara bergantian. Saat melakukan renang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan keluar dari air, saat tubuh pada posisis miring kepala berpaling ke samping. Saat mengambil napas, perenang dapat memilih menoleh ke kanan atau ke kiri.

2. Renang Gaya Kupu-Kupu


Renang gaya kupu-kupu (butterfly stroke) atau gaya lumba-lumba adalah gaya renang dengan posisis dada menghadap kepermukaan air. Tekniknya: Kedua lengan ditekan ke bawah dan digerakan ke arah luar sebelum mengayun secar bersamaan, sementara kedua kaki menendang ke atas dan ke bawah secara bersamaan seperti gerakan sirip ekor ikan ataupun lumba-lumba. Udara dihembuskan dengan kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul ke permukaan air dan saat kepala berada dipermukaan air udara dihirup lewat mulut.

3. Renang Gaya Punggung


Gaya punggung (Back stroke) adalah gaya renang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Gerakan pada gaya punggung ini hampir sama dengan gaya bebas namun dengan posisi tubuh terlentang di permukaan air. Tekniknya : Kedua tangan digerakan secara bergantian menuju pinggang seperti gerakan mengayuh, mulut dan hidung berada di permukaan air sehingga mudah untuk mengambil dan membuang napas dengan mulut ataupun hidung.

4. Renang Gaya Dada


Renang gaya dada atau gaya katak (Breaststroke) adalah gaya renang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, tapi berbeda dengan gaya bebas, tubuh selalu dalam keadaan tetap atau stabil dan kepala dapat berada dalam air dalam waktu lama. Tekniknya : Kedua kaki menendang ke arah keluar sementara kedua tangan diluruskan ke depan lalu kedua tangan dibuka kesamping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan renang ini seperti gerakan katak sedang berenang sehingga gaya ini disebut juga dengan gaya katak. Pernapasan dalam gaya renang ini dilakukan saat mulut berada pada permukaan air yaitu setelah satu kali atau dua kali gerakan tangan-kaki.